COPOT STAF WAGUB INISIAL OS DIDUGA MAKELAR PROPOSAL BANTUAN DANA

COPOT STAF WAGUB INISIAL OS DIDUGA MAKELAR PROPOSAL BANTUAN DANA


JAKARTA, Java Crime - Perkembangan pembangunan Kota Jakarta selalu mengalami dinamika yang luar biasa. Berbagai peristiwa sosial politik dan ekonomi senantiasa menyertainya. Itulah konsekwensi menjadi ibukota negara, selalu hangat dengan berbagai peristiwa

"Baru-baru ini telah terjadi dinamika baru yaitu dilaksanakan seminar dan webinar internasional di saat wabah Covid-19 menyerang ibukota, kegiatan ini diklaim dilaksanakan di Jakarta dan Istanbul secara hybrid oleh Syafii Effendi Dkk yang mengaku-ngaku sebagai Presiden Pemuda OKI," kata Pengurus Besar Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Jakarta (FKMJ) Suaeb Effendi di dampingi Sekretaris Adlan Athorim


Lanjut Suaeb Effendi, dalam flyer dan backdrop kegiatan panitia menempelkan logo BUMD DKI Jakarta yaitu Jakpro, Logo pemprov DKI Jakarta dan logo lainnya.

"Diduga seorang staf wagub bernama OS menjadi makelar proposal bantuan dana bagi kegiatan tersebut ke BUMD dan pemerintahan Provinsi DKI Jakarta," katnya

"Kemudian diduga mendapatkan bantuan dana ratusan juta rupiah dari anggaran pemerintah," imbuhnya

Suaeb Effendi, menjelaskan, dugaan pemberian dana besar untuk kegiatan tersebut.

"Menurut kami tidak menghargai suasana kebatinan Masyarakat Jakarta yang tengah dalam masa sulit dan perihatin," ujarnya.

"Masyarakat Jakarta banyak yang masih mengharapkan bantuan lebih banyak dari pemerintah dan merasa kaget jika pemerintah malah memberikan bantuan kepada sektor lainnya," imbuhnya.

"Apalagi ini ada dugaan bahwa bantuan tersebut di berikan kepada organisasi yang di pimpin oleh ketua abal abal yang tidak jelas kedudukannya," tuturnya.

"Berdasar kepada keprihatinan ini, kami dari Forum Komunikasi Mahasiswa Jakarta atau FKMJ akan melakukan aksi unjuk rasa sbg bentuk keprihatinan dan gugatan kami," lanjutnya



"Kami berencana aksi unjuk rasa, Senin (10/5/2021), Pukul 13.00 Wib, di Balaikota Pemprov DKI Jakarta, Teknis Aksi Prokes Ketat dengan jumlah massa 25 orang dengan isu transparansi dan profesionalitas," sambung Suaeb Effendi.

Sedangkan tuntutan dari FKMJ yakni

1. Menuntut Pencopotan Saudari Oktasari Sabil Sebagai Staf Wagub DKI jakarta karena diduga menjadi makelar proposal bantuan dana untuk organisasi abal abal

2 Menuntut agar Wagub Ahmad Riza patria dan Dirut BUMD Jakpro untuk memberikan penjelasan secara detail tentang sponsiorship BUMD dan bantuan Wagub ratusan juta rupiah kepada organisasi abal abal yang melaksanakan kegiatan seminar di istanbul Turki pada 3-7 Mei 2021 yang diklaim dipimpin Syafii Effendi (Yang ngaku jadi presiden, padahal abal abal)

3 Menuntut kepada Bapak Bambang Widjojanto selaku Ketua KPK Pemprov DKI Jakarta agar menelusuri Aliran Dana, Asal dana dan peruntukannya agar terwujud akuntabilitas penggunaan uang rakyat.
"Bantuan dana itu diduga diberikan di saat pandemic Covid-19, di saat banyaknya potongan anggaran APBD kemudian di saat rakyat Jakarta membutuhkan uluran tangan pemerintah," pungkas Suaeb Effendi
mengakhiri.(*Red)

Posting Komentar

0 Komentar

-------- PASANG IKLAN ANDA 1 --------
-------- PASANG IKLAN ANDA 2 --------
-------- PASANG IKLAN ANDA 3 --------
To Top