Subdit Indaksi Ditreskrimsus Polda Jatim Amankan Pemalsu Produk kecantikan KLT Di Lebak Timur, Surabaya

Subdit Indaksi Ditreskrimsus Polda Jatim Amankan Pemalsu Produk kecantikan KLT Di Lebak Timur, Surabaya





Surabaya, Java Crime.com - Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Dirmanto  SH. Sik bersama AKBP Oki Ahadian, Kasubdit Indaksi Ditreskrimsus Polda Jatim, berhasil mengungkap kasus pemalsuan produk kecantikan KLT dan mengamankan Tersangka BS   karena dengan sengaja memproduksi dan atau mengedarkan kosmetik palsu yang tidak memenuhi standard dan atau keamanan, khasiat atau kemanfaatan, dan mutu serta tidak memiliki izin edar, pada toko onlineshop 'Kosmetik Murah' di Jl. Lebak Timur, Surabaya, Jumat (08/04/2022)

Kabid Humas Kombespol Dirmanto  SH. Sik mengatakan,
Berdasarkan informasi, sebelumnya tersangka BS ini bekerja di KLT yang resmi. Setelah itu, dirinya berhenti dan membuka usaha sendiri untuk memalsukan produk KLT, 

Petugas melakukan penangkapan pada tenggal 14 Maret 2022 melalui Rackmad Indra selaku sopir didapati melakukan pengiriman paket dari J&T. Setelah dilakukan klarifikasi, sopir pengirman menyatakan produk kosmetik tersebut milik toko onlineshop 'Kosmetik Murah' di Jl. Lebak Timur, Surabaya milik BS. Untuk tempat produksi dilakukan di rumah kakak kandung BS, yaitu Dani Sugianto. 

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Dirmanto menyampaikan,“Pengungkapan kasus ini pada tanggal 14 Maret 2022. Dari pengungkapan ini telah mengamankan satu tersangka inisial BS,
 tersangka Budi Santoso berinisial BS (33) melakukan usaha sejak Tahun 2019,
bahan baku yang didapat dibantu oleh karyawannya sekitar 10 orang beserta kurirnya.
Alkohol murni, air itu mudah didapat. Produk Asli KLT yang jelas dirugikan, karena BS memakai nama untuk memalsukannya dan mengamankan  barang bukti ratusan botol yang dipalsukan berserta bahan bahan untuk diproduksi "terangnya.

Tersangka BS ini diamankan karena dengan sengaja memproduksi dan atau mengedarkan kosmetik palsu yang tidak
memenuhi standard dan atau keamanan, khasiat atau kemanfaatan, dan mutu serta tidak memiliki izin edar, Produk kali ini yang di palsu merupakan produk KLT, yang dimana dalam kemasannya sama tetapi isi dari produk tersebut berbeda.

Sementara itu AKBP Oki Ahadian, Kasubdit Indaksi Ditreskrimsus Polda Jatim, menjelaskan, tersangka BS menggunakan merk KLT. Kalau merk KLT ini resmi dan ada izin edarnya.

“Ia melakukan usaha ini sejak tahun 2019. Menurut informasi, bahwa tersangka dulu bekerja di KLT. Dan akhirnya dia berhenti dan melakukan pemalsuan produk produk KLT,” jelas AKBP Oki Ahadian, Kasubdit Indaksi Ditreskrimsus Polda Jatim, 

Sejak dari tahun 2019. Setiap bulan, tersangka mendapat omzet Rp 570 juta. Padahal tersangka hanya menggunakan bahan baku alcohol, air, sabun batangan dan pewarna makanan.

“Tersangka ini juga memperdagangkan di media online dengan harga yang lebih murah. Jika harga satu paket bisa ratusan ribu. Namun oleh tersangka produk nya dijual dengan harga Rp 90 ribu. Sehingga konsumen KLT lari ke produk tersangka."jelasnya.
 
"Tersangka dijerat pasal 106 Undang undang nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan dan pasal 196 dan atau pasal 197 undang undang nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dan atau pasal 62 undang undang nomor 8 Tahun 1999 Tentang perlindungan konsumen.,” pungkasnya. (Gon)

Posting Komentar

0 Komentar

-------- PASANG IKLAN ANDA 1 --------
-------- PASANG IKLAN ANDA 2 --------
-------- PASANG IKLAN ANDA 3 --------
To Top